
Sumateraekpose.com
Jakarta — Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri Pelantikan DPP Apdesi Merah Putih di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa (25/11/2025).
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengingatkan pentingnya penguatan ekosistem pembangunan desa demi mendorong pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Bayangkan kalau ekosistem itu terjadi maksimal di tingkatan paling bawah struktur negara kita, di desa. Maka, pertumbuhan ekonomi itu betul-betul target 8 persen Pak Presiden, itu target yang luar biasa dengan mudah bisa dicapai,” ucap Sultan kepada wartawan usai menghadiri Pelantikan DPP Apdesi Merah Putih di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Selasa.
Sejalan dengan itu, menurut dia, dibutuhkan kolaborasi beragam pihak, seperti yang dilakukan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam mewujudkan penguatan ekosistem pembangunan desa tersebut.
Salah satunya, ujar Sultan melanjutkan, adalah pelibatan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih. Ia menilai Apdesi sudah sepatutnya mengambil peran sebagai subjek utama dalam menyukseskan beragam program pemerintah terkait pembangunan desa sekaligus mengawasi agar program-program itu tepat sasaran.
“Melalui Apdesi Merah Putih ini, ini kan bagian dari yang pertama subjek dan juga bagian dari yang mengawasi juga, memastikan bahwa program-program baik dari Presiden Prabowo itu betul-betul, bahasanya itu betul-betul ter-eksekusi baik di bawah, kemudian berhasil,” ujarnya.
Sebelumnya dalam kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengharapkan Apdesi Merah Putih dapat menjadi ujung tombak dalam menyukseskan beragam program pembangunan desa.
“Kita berharap asosiasi seperti Apdesi Merah Putih ini akan menjadi ujung tombak, akan menjadi pelaku utama terhadap kesuksesan program-program pemerintah,” ujar Mendes Yandri.
Ia lalu mencontohkan DPP Apdesi dapat bekerja secara sungguh-sungguh memastikan semua potensi desa dikembangkan menjadi desa tematik.
Diketahui, perwujudan desa tematik ditujukan untuk mengoptimalkan pengembangan serta pembangunan desa, sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Contohnya, desa dengan potensi ikan nila akan dikembangkan menjadi desa penghasil ikan nila.
Dengan demikian, tidak hanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan disukseskan, tetapi Astacita keenam Presiden Prabowo, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan juga dapat terwujud. (METHA MARIZA)
