
Sumateraekpose.com
Lahat – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., hadir langsung untuk menyambut kepulangan para jamaah haji Kabupaten Lahat di Eks Lapangan MTQ Lahat, Minggu pagi (06/07/2025).
Dalam penyambutan tersebut turut hadir unsur Forkopimda atau perwakilannya, Staf Ahli, para asisten, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat.
Berdasarkan laporan total jamaah haji asal Kabupaten Lahat yang berangkat tahun 2025/1447 H berjumlah 264 orang. Dari jumlah tersebut, satu orang jamaah atas nama Almarhumah Hj. Mariati A. Malik wafat di Tanah Suci. Sementara itu, satu orang jamaah, Hj. Nin Dap Subaidah, menjalani tanazul dan bergabung ke Kloter 05 Palembang. Dua orang dirawat di rumah sakit, dan 15 orang lainnya turun di Palembang. Sehingga, total jamaah yang pulang ke Kabupaten Lahat berjumlah 247 orang.
Dalam sambutannya, Wabup Widia Ningsih menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah haji dalam keadaan sehat dan selamat. Ia juga menyampaikan doa dan penghormatan atas jamaah yang wafat di Tanah Suci.
“Selawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman,” ujar Wabup Widia mengawali sambutan.
Ia menyampaikan bahwa ibadah haji adalah anugerah luar biasa yang tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT, tetapi juga memberikan pengalaman mendalam tentang persaudaraan sesama umat Islam dari seluruh dunia.
“Setiap langkah di Baitullah, lantunan talbiyah di Arafah, tetesan keringat di Mina, hingga lempar jumrah, merupakan pengalaman spiritual yang tak ternilai,” ucapnya.
Wabup Widia juga memberikan apresiasi atas kesabaran dan ketabahan jamaah dalam menghadapi ujian fisik dan mental selama di Tanah Suci.
“Semua pengorbanan dan doa yang telah Anda curahkan selama ibadah haji ini, Insya Allah akan diterima dan menjadi bekal yang berharga di dunia dan akhirat,” lanjutnya.
Ia berharap, semangat ibadah haji yang dibawa pulang dapat menjadi pendorong untuk berbuat kebaikan, memperbaiki diri, dan memperkuat kontribusi dalam membangun masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan.
“Mari jadikan haji sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama,” tutup Wabup Widia penuh harap.
